Agensi Berita Ahlul Bait (ABNA.ir) - Pemimpin senior Ikhwanul Muslimin di Mesir, Kamal al-Halbavi mengucapkan terima kasih kepada Pemimpin Agung Revolusi Islam atau Rahbar, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei atas sokongannya kepada revolusi Mesir. Beliau memberikan komen tersebut dalam wawancara dengan BBC pada minggu lalu, menurut laporan IRNA.
Seterusnya Halbavi menyatakan harapan bahawa Mesir ingin memiliki "kerajaan yang baik, seperti Iran, dan presiden yang baik seperti Ahmadinejad, yang sangat berani."
Ketika ditanya pendapat Ikhwanul Muslimin tentang pidato Ayatullah Khamenei mengenai perkembangan Mesir, Halbavi berkata, "Terima kasih banyak-banyak untuk Imam Khamenei dan semua yang mendukung revolusi di Mesir."
Ayatollah Khamenei dalam solat Jumat di Tehran 2 minggu lalu mengatakan bahwa perkembangan terakhir di Afrika Utara adalah hasil dari "kebangkitan Islam, yang mengikuti jejak langkah Revolusi Islam dari Iran."
Pemimpin Agung Revolusi Islam menyatakan bahwa kebangkitan Mesir 'untuk "martabat dan kehormatan" serta mencatatkan kejahatan Mubarak terbesar sebagai mengubah Mesir menjadi alat untuk tangan Amerika Syarikat.
Pemimpin Ikhwanul Muslimin menambahkan bahawa ia mahu negaranya mengembangkan semua bidang seperti Iran, mencapai kemajuan dalam bidang ilmiah dan teknologi dan menjadi kekuatan serantau.
Mesir telah menjadi tempat pertempuran besar antara penunjuk perasaan anti Mubarak dan pasukan keselamatan selama dua minggu lalu.
Rakyat Mesir pada hari minggu-minggu lalu melimpahi jalan-jalan berdemonstrasi selama tiga belas hari berturut-turut. Tarikh kebangkitan ini diabadikan sebagai "Hari Syuhada," untuk menghormati ratusan rakyat yang gugur dalam revolusi di negara yang dilanda krisis itu.
Jumlah orang gugur syahid dalam revolusi Mesir dilaporkan sekurang-kurangnya 300 orang, manakala ribuan yang lain cedera terluka dalam pertempuran yang menggawatkan kota Kaherah, Suez, dan Iskandariah, menurut PBB.